Posted in

Drama Sidang Denada: Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Publik Panas!

denada

Pekan ini bukan minggu biasa di dunia selebritas Indonesia karena Denada kembali menjadi sorotan tajam setelah persidangan mediasi antara dirinya dan Ressa Rizky Rossano, pemuda yang mengklaim sebagai anak biologisnya, berakhir tanpa hasil di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Mediasi yang berlangsung pada 15 Januari 2026 itu memicu badai diskusi di sosial media sejak hari ini, Senin (19 Januari), setelah rangkuman dan klip singkat sidang viral di TikTok, X, dan Instagram.

Pemicunya adalah penolakan Denada terhadap gugatan ganti rugi Rp7 miliar dan juga terhadap permintaan pengakuan status sebagai anak biologis yang diajukan oleh Ressa. Dalam mediasi tersebut, Denada tidak hadir secara langsung, melainkan diwakili oleh kuasa hukumnya dengan alasan sedang syuting. Penolakan ini diumumkan di ruang sidang, membuat mediator menyatakan bahwa tidak ada titik temu yang berhasil dicapai dan mediasi dinyatakan gagal.

Berbagai platform video dan klip sidang memperlihatkan cuplikan ketika kuasa hukum Denada menyampaikan posisi kliennya dengan singkat, sambil menegaskan keberatan terhadap klaim ganti rugi. Momen kecil ini ternyata cukup untuk membuat topik Denada menduduki trending Twitter Indonesia sejak pagi hingga sore ini. Video dengan judul “Denada tolak ganti rugi dan pengakuan anak” telah disebar ulang ribuan kali, mendorong gelombang komentar dari netizen yang terpolarisasi tajam.

Reaksi publik di kolom komentar sangat beragam. Sebagian netizen memberikan dukungan kepada Denada dengan komentar seperti, “Kalau memang itu bukan anaknya secara hukum, kenapa harus dipaksa?” dan “Denada udah sukses tanpa drama, fokus kerja aja.” Ada pula yang menyuarakan simpati terhadap Ressa, menyebut permintaan pengakuannya sebagai hak moral yang manusiawi. Ungkapan seperti “Ressa cuma mau pengakuan sebagai anak, bukan sensasi” memperlihatkan empati yang kuat dari sebagian netizen.

Namun, tak sedikit pula yang menilai bahwa penolakan Denada yang terkesan ‘dingin’ bisa berdampak buruk terhadap persepsi publik terhadapnya sebagai figur publik. Beberapa komentar mencemooh juag “Denada hanya sibuk syuting, padahal ini soal keluarga yang serius.” Ada pula kritikan pedas yang menyangkut reputasi Denada di industri hiburan secara keseluruhan.

Dampaknya terhadap citra Denada bisa jadi multifaset. Di satu sisi, langkah tegas menolak ganti rugi yang menurut pihaknya tidak beralasan bisa dipandang sebagai tindakan profesional yang jelas batasnya antara kehidupan pribadi dan tuntutan publik. Banyak fans lama yang menyatakan bahwa Denada layak menolak karena status hubungan ini belum terbukti secara hukum.

Namun di sisi lain, drama sidang yang viral justru bisa menyulut persepsi negatif di luar ranah hukum. Bagi sebagian netizen, citra Denada sebagai ibu dan artis yang ramah kini diuji oleh keputusan yang dinilai terlalu kaku, terutama ketika ditayangkan berkali-kali di feed Instagram dan TikTok hari ini. Ini bisa mempengaruhi engagement–nya hingga endorsement atau proyek seni yang tengah dijalani.

Yang jelas, peristiwa hari ini memperlihatkan bahwa urusan hukum dan hubungan keluarga yang tidak biasa tetap menjadi magnet publik, apalagi ketika disajikan kembali oleh kreator konten sosial media yang gemar mengambil cuplikan dramatis dari persidangan. Kasus ini diperkirakan masih akan terus mendapat sorotan sampai sidang kasus utama dijadwalkan kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *