K-POP WORLD – 31 Desember 2025 menjadi hari panas bagi penggemar NewJeans setelah label mereka, ADOR, resmi mengajukan gugatan hukum terhadap Danielle, keluarga, dan mantan CEO Min Hee-jin, dengan tuntutan ganti rugi sekitar 43,1 miliar won atau setara ±Rp499 miliar. Ini bukan sekadar rumor: dokumen pengadilan telah diajukan ke Pengadilan Distrik Pusat Seoul kemarin dan berita itu akhirnya viral hari ini setelah portal hiburan membocorkannya ke jagat Twitter dan X.
Baru beberapa jam yang lalu, headlinenya telah muncul di portal berita besar, menandai titik eskalasi konflik antara artis dan agensi yang sudah berlangsung beberapa minggu terakhir. Tapi yang membuat hari ini lebih panas adalah: ini bukan sekadar tawaran klarifikasi, ADOR memilih jalur hukum dengan angka miliaran, persis di momen penutupan tahun.
Kisahnya bermula dari ketegangan internal antara ADOR dan NewJeans sejak beberapa waktu lalu, di mana Danielle terlibat dalam perseteruan dengan agensi yang berujung pada keputusan mereka menghentikan kontraknya. Tetapi hari ini semua jadi nyata: angka tuntutan resmi, dokumen sidang, serta berita ini terus dibagikan oleh fansite besar di platform X, Instagram, hingga TikTok.
Reaksi netizen langsung memecah dua kubu. Beberapa fans NewJeans menyuarakan dukungan penuh kepada Danielle:
“Ini keterlaluan! Dia sudah berkontribusi besar buat NewJeans. Ganti rugi segitu? ADOR harus jelasin secara terbuka.” — komentar unggulan di X
Sementara itu, sebagian netizen berpendapat bahwa gugatan ini merupakan hak agensi:
“Jika kontrak dilanggar, label memang punya dasar hukum untuk tuntut. Kita lihat faktanya dulu.” — komentar dari pengguna lain yang mencoba netral.
Perdebatan ini berkembang cepat di forum komunitas idol K-POP global dan Indonesia, di mana tagar seperti #FreeDanielle dan #ADORJustice saling bersaing di trending topic sepanjang siang ini.
Dampaknya terhadap karier NewJeans belum bisa disimpulkan dengan pasti. Banyak fans khawatir bahwa perang hukum ini bisa menghambat aktivitas grup, termasuk rencana comeback ataupun jadwal konser yang sudah diumumkan sebelumnya. Bahkan, beberapa fans internasional menyatakan takut jika grup harus beroperasi sebagai unit lima anggota diganti empat karena keterlibatan Danielle.
Namun di sisi lain, konflik ini juga memunculkan solidaritas yang belum pernah terlihat sebelumnya: fans dari berbagai negara menyerukan dialog terbuka antara agensi dan talent, serta dorongan agar masing-masing pihak menyelesaikan sengketa tanpa merusak reputasi dan karier artis.
Baca juga: Efek Pemecatan Danielle NewJeans Mulai Terasa, Industri K-pop Terbelah
Dengan memasuki ranah hukum secara resmi pada 31 Desember 2025, kisah NewJeans vs ADOR dipastikan akan jadi salah satu drama industri terbesar yang dibahas sepanjang awal 2026. Baik fans maupun pengamat K-POP kini menunggu pernyataan lanjutan dari ADOR dan pihak Danielle dalam beberapa hari ke depan.